<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753</id><updated>2011-07-08T18:46:11.509+07:00</updated><category term='teroris ekologi'/><category term='Green Campaign'/><title type='text'>detective ecology</title><subtitle type='html'>KesElarasan tercipta DeNGan MembEri daN meneRIMa, inilaH MekaNisme ALam

"Balance is To TakE Some an GIve SoMe BACK, Nature Work ThiS Way"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-8713866809803797207</id><published>2010-02-05T18:41:00.000+07:00</published><updated>2010-02-05T18:41:30.629+07:00</updated><title type='text'>Banjir Disebabkan Konversi Hutan Yang Berlebihan</title><content type='html'>Jambi (ANTARA News) - Bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah khususnya di Provinsi Jambi lebih banyak disebabkan oleh konversi hutan yang berlebihan, kata koordinator Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) cabang Jambi Arif Munandar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui di Jambi, Jumat, Arif mengatakan, bencana banjir di Provinsi Jambi selain intensitasnya bertambah setiap tahun, luasan daerah banjir juga semakin meluas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun 2000-an bencana banjir sangat jarang terjadi dan hanya terjadi di beberapa daerah rendah atau wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun saat ini daerah bencana banjir semakin meluas dan menjadi bencana tahunan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, konversi hutan menjadi daerah perkebunan ataupun hutan produksi menyebabkan hutan sebagai daerah resapan utama menjadi hilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut didukung oleh iklim dunia yang tidak menentu menyebabkan bencana banjir diperkirakan akan terus terjadi dan bahkan akan semakin meluas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif menyebutkan, salah satu faktor teknis adalah pemberian izin oleh pemerintah kepada perusahaan pengusahaan hutan yang tidak diiringi oleh seleksi ketat untuk menjaga kelestarian hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kebijakan pemerintah saat ini belum sesuai dengan pola tata ruang yang ada. Meski secara tertulis penyusunan tata ruang sudah bagus, pada prakteknya hal itu tidak sesuai dengan kenyataan yang ada," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan analisis Walhi, pada era 1990-an hutan di Provinsi Jambi mencapai luas 2,2 juta hektare. Setiap tahun jumlah tersebut mengalami penyusutan seluas 99.000 hektare, baik rusak oleh konversi, pembalakan liar maupun kerusakan hutan akibat alam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkirakan saat ini hutan di Provinsi Jambi hanya tersisa 500.000 hektare, itupun sudah mengalami kerusakan yang masuk kategori parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang paling memprihatinkan kerusakan justru banyak terjadi di daerah hulu, sehingga kerusakan tersebut sangat besar akibatnya terhadap bencana banjir," katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, ia mengharapkan akan upaya nyata dari pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan khusus dalam penanggulangan kerusakan hutan, sehingga akibat rusaknya hutan tidak berdampak pada bencana banjir maupun bencana alam lainnya seperti kebakaran hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salah satu langkah penting yakni mengeluarkan aturan tata ruang yang jelas. Pemerintah harus transparan, sebab mulai tahun 2010 ini tata ruang daerah sudah mulai disusun. Tidak hanya itu, jika aturan telah ada hal itu juga harus benar-benar diterapkan," tambah Arif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.antaranews.com/berita/1263555673/walhi-banjir-disebabkan-konversi-hutan-yang-berlebihan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-8713866809803797207?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/8713866809803797207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=8713866809803797207&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/8713866809803797207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/8713866809803797207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2010/02/banjir-disebabkan-konversi-hutan-yang.html' title='Banjir Disebabkan Konversi Hutan Yang Berlebihan'/><author><name>Suprapto.E</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07444095865915505605</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_gEHgO0WmOXI/Sds769w-NWI/AAAAAAAAAAM/AzIO7iLHU8k/S220/2638_1054362833306_1052861701_30138815_544024_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-4023518626828999826</id><published>2010-02-04T18:39:00.000+07:00</published><updated>2010-02-04T18:39:38.641+07:00</updated><title type='text'>KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Saat ini, banyaknya kekhawatiran yang     timbul terhadap hilangnya hutan tropis berasal dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan     pentingnya hutan sebagai gudang keanekaragaman hayati. Akan tetapi pengetahuan tentang     keadaan/status dan luasan keanekaragaman hayati yang hilang akibat gangguan hutan masih     sangat terbatas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Penelitian CIFOR di bidang tersebut     mencakup kajian diantaranya yaitu, penentuan dampak akibat adanya gangguan seperti     kegiatan pembalakan, pemanenan hasil hutan non-kayu dan fragmentasi hutan di dalam kawan     konservasi keanekaragaman hayati "in situ". Kegiatan ini bertujuan agar data     yang diperoleh dari lokasi studi yang terwakili secara ecoregional dapat digeneralisasikan     sehingga dapat digunakan untuk menghasilkan dan menguji model proses dan spasial.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Dalam sebuah proyek berskala luas, peneliti     dari India, Thailand dan Indonesia melakukan kegiatan penelitian dengan bantuan CIFOR dan     International Plant Genetic Resources Institute (IPGRI) yang bertujuan untuk menyelidiki     pengaruh kegiatan manusia terhadap sumberdaya genetik hutan. Kegiatan yang mencakup     berbagai bidang ilmu ini terdiri dari kajian terhadap komponen sumberdaya genetik, ekologi     reproduksi jenis yang diteliti dan aspek sosial ekonomi masyarakat sekitar lokasi hutan     penelitian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Di Malayasia, contohnya, meskipun     berdasarkan temuan dinyatakan bahwa pembalakan terbukti berpengaruh pada semua jenis yang     diteliti, tetapi hilangnya keanekaragaman hayati genetik tidak lebih dari 24 persen.     Demikian pula hasil kajian dampak pemanenan kayu untuk keperluan papan dan bahan bakar di     Thailand yang menunjukkan perbedaan nyata hanya jika pemanenan dilakukan dengan intensitas     yang sangat tinggi. Sementara itu hasil penelitian yang dilakukan di Kalimantan Tengah     menunjukkan bahwa setelah pembalakan terjadi peningkatan yang nyata terhadap inbreeding     jenis-jenis yang diteliti -hasil selanjutnya akan diselidiki lebih jauh pada jenis-jenis     Dipterocarpaceae.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Pada tahun 1998, dengan masuknya seorang     pakar dari Danish International Development Agency yaitu Dr. John Poulsen, CIFOR     meluncurkan suatu gagasan baru dengan proyek yang dilaksanakan di Western Ghats, India.     Penelitian yang memerlukan wawancara ekstensif terhadap masyarakat suku setempat dan     non-suku ini, berupaya mengevaluasi dampak skala-bentang alam pemanenan hasil hutan     non-kayu baik berupa flora dan fauna, termasuk burung, kupu-kupu, mamalia kecil, pohon dan     tumbuhan bukan pohon.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Kegiatan lainnya yang merupakan bagian dari     proyek tersebut di India menyebutkan bahwa keluarga miskin sangat tergantung pada kegiatan     pengumpulan hasil hutan non-kayu. Dengan banyaknya hasil hutan non-kayu yang masuk ke     pasar maka pemanenan cenderung dilakukan tanpa menghiraukan aspek kelestarian, demikian     pula yang terjadi ditengah masyarakat asli yang secara tradisional penghidupannya     tergantung dari produk tersebut. Akibatnya, permudaan beberapa jenis tumbuhan penting     hampir tidak nampak di beberapa kawasan, sehingga hal ini mengancam menurunnya     keanekaragaman genetik jenis-jenis yang bersangkutan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Di Kalimantan Tengah, para peneliti CIFOR     juga melakukan kajian tentang dampak kegiatan pembalakan terhadap keanekaragaman struktur     vegetasi, burung, dan mamalia kecil (tikus). Hasil sementara kajian yang membandingkan     kondisi burung di lokasi bekas tebangan dan yang tidak ditebang menunjukkan bahwa     pembalakan dengan sistem tebang pilih berdampak kurang nyata pada keanekaragaman dan     jumlah jenisnya. Hal ini dipengaruhi diantara oleh rendahnya intensitas pembalakan. Dilain     pihak kegiatan pembalakan dan faktor bentang alam (posisi topografi dan tingkat kebasahan)     berpengaruh negatif terhadap pola struktur komunitas, komposisi jenis serta kelimpahan     relatifnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Sementara itu data dasar keanekaragaman     hayati yang diperoleh dari survey terpadu di Indonesia, Thailand dan daerah cekungan     (basin) Western Amazon dan Kamerun memberikan suatu gambaran lebih jauh tentang reaksi     penjerapan karbon dan keanekaragaman hayati yang terjadi pada berbagai tingkat intentitas     pemanfaatan lahan. Hal baru lainnya adalah ditemukannya suatu indikator umum dari pola     reaksi tersebut diatas yang dapat diketahui dengan menggunakan Plant Functional Types     (PFTs), yang dapat menggambarkan adaptasi tumbuhan terhadap perubahan fisik lingkungan.     Kajian berbagai disiplin ilmu terkait yang dilakukan di dataran rendah Sumatra, Indonesia,     berhasil membuktikan adanya hubungan yang sangat potensial dan bermanfaat antara struktur     vegetasi, kelompok kunci jenis flora dan fauna, PTFs dan ketersediaan unsur hara tanah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Terakhir, di Afrika, peneliti CIFOR bersama dengan mitra     kerjanya mempelajari dampak fragmentasi terhadap keanekaragaman genetik. Kajian ini     dilakukan di sebuah kawasan yang terdiri dari 22 fragment riverine sebuah bentang alam     yang dibuka untuk areal utama peternakan. Penelitian ini dirancang untuk menentukan apakah     fragmentasi ini berdampak merugikan bagi mekanisme kerja serangga penyerbuk serta     akibat-akibat yang mungkin timbul terhadap keanekaragaman genetik empat jenis pohon     penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: x-small;"&gt;www.cifor.cgiar.org/publications/Html/AR-98/Bahasa/Biodiversity.html &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-4023518626828999826?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/4023518626828999826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=4023518626828999826&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/4023518626828999826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/4023518626828999826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2010/02/konservasi-keanekaragaman-hayati.html' title='KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI'/><author><name>Suprapto.E</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07444095865915505605</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_gEHgO0WmOXI/Sds769w-NWI/AAAAAAAAAAM/AzIO7iLHU8k/S220/2638_1054362833306_1052861701_30138815_544024_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-5914524195294577222</id><published>2009-06-26T23:10:00.003+07:00</published><updated>2009-06-26T23:22:01.431+07:00</updated><title type='text'>NAsib Si Owa JaWa...TERANCAMMM.....PUnahhhhhhhh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SkT1MAzlavI/AAAAAAAAACQ/fYGinW6fCaE/s1600-h/owa+jawa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SkT1MAzlavI/AAAAAAAAACQ/fYGinW6fCaE/s320/owa+jawa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351671843946588914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pulau jawa selain memiliki satwa endemic seperti Elang jawa(Spizaetus bartelsi) ternyata juga memliliki primate yang begitu cantik. Coba kita tengok kehidupan primate jawa yang disebut Owa Jawa( Hylobates moloch). Perburuan dan penangkapan untuk diperjualbelikan dan dipelihara menjadi pemicu semakin berkurangya populasi owa jawa di alam.&lt;br /&gt;Secara morphologi owa jawa lebih mudah dikenali jika dibanding dengan jenis primata lainya yang ada dipulau jawa. Owa jawa adalah jenis primate yang masuk dalam keluarga kera yaitu dengan ciri-ciri mempunyai tangan yang panjang dibanding dengan kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Habitat&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Owa jawa lebih menyukai dan lebih banyak mendiami hutan dataran rendah yang mempunyai tajuk pohon yang rapat, salah satunya adalah Taman Nasional Gunung Halimun Salak(TNGHS). Selain memiliki tajuk poho yang masih rapat, TNGHS merupakan hutan hujan tropis terluas di pulau jawa yang masih tersisa saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perlindugan Hukum&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Owa jawa dinyatakan sebagai binatang yang dilindungi berdasarkan Peraturan Perlindungan Binatang Liar Tahun 1931 Nomor 266, Sk No. 54/kpts/Um/1972 dan Peraturan Pemerintah No 7 tahun 1999. Dikarenakan keberadaannya yang makin menurun maka owa jawa dinyatakan sebagai Critical endangered species-IUCN(International Conservation Union of Nature)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Klasifikasi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Masuk dalam ordo Primata, Family Hylobatidae, Genus Hylobates yang artinya” Penguni pepohonoan”. Untuk aktivitas lebih banyak berada di pohon. Maka dari itu owa jawa disebut primata arboreal yang artinya tinggal di atas pohon. Sedangkan secara hierarkhis owa jawa di klasifikasikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filum : Chordata&lt;br /&gt;Subfilum : Vertebrata&lt;br /&gt;Kelas : Mamalia&lt;br /&gt;Bangsa : Primata&lt;br /&gt;Suku : Hylobatidae&lt;br /&gt;Marga : Hylobates&lt;br /&gt;Jenis : Hylobates moloch(Audebert, 1798)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Prilaku Harian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan owa jawa adalah dengan mengeluarkan suara(call) pada pagi hari ketika memulai aktivitasnya. Mulai aktif pada pukul 05:30 dan mencapai puncaknya antara pukul 08:30-12:00 yang digunakan untuk mencari makan dan aktivitas lainya. Aktif kembali dari pukul 14:30-17:30 sampai menemukan pohon tidur. Dalam hal pencarian pakan owa jawa bergerak bersama kelompoknya dan makan pada pohon yang sama. Owa jawa dalam kehidupanya bersifat monogamus yaitu hanya mempunyai satu pasangan semasa hidupnya. Kartono, dkk(2000) dalam penelitianya mengenai variasi aktivitas harian owa jawa di Taman Nasional Gunung Halimun menyatakan bahwa 39,1% waktu yang digunakan oleh owa jawa untuk istirahat. 30,3% makan, 24,1% bergerak dan 6,5% sosial.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (wongsuro.multiply.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Upaya pelestarian&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tujuan utama dari upaya pelestarian owa jawa yang dilakukan adalah untuk memelihara proses ekologis da sistem kehidupan, mempertahankan keanekaragaman genetis serta pemanfaatan jenis ekosistem secara berkelanjutan. Pelestarian owa jawa dapat dilakukan dengan mengacu pada tujuan utama dengan melakukan beberapa hal:&lt;br /&gt;1. Mempertahankan jenis tummbuhan yang menjadi makanan dan habitat owa yakni dengan melakukan penanaman kembali jenis-jenis tumbuhan yang menjadi sumber makanan owa tersebut.&lt;br /&gt;2. Observasi secara berkelanjutan dan menyeluruh terhadap aspek kehidupan dan prilaku owa yang dapat dijadikan masukan dalam rangka penyempurnaan proses rehabilitasi/pelestariannya.&lt;br /&gt;3. Kerjasama dengan organisasi nirlaba yang dalam kaitanya dengan program pelestarian satwa liar dan dengan masyarakat disekitar kawasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LEBAK, KOMPAS.com —&lt;/strong&gt; Habitat owa jawa (&lt;em&gt;Hylobates moloch&lt;/em&gt;) atau kera berbulu abu-abu di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) terancam akibat perusakan hutan oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Seksi Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lebak Nurly Edlinar, Jumat (26/6), mengatakan, habitat owa jawa di TNGHS sudah mengalami degradasi sehingga mereka terancam kehilangan mata rantai makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan primata itu adalah dedaunan, buah-buahan, dan terkadang makan serangga sebagai tambahan protein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, populasi owa jawa merasa terganggu, baik dengan adanya pembukaan lahan, maupun penebangan pohon liar oleh masyarakat sekitar TNGHS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan, kerusakan hutan di kawasan TNGHS mencapai 24.550 hektar, di antaranya seluas 8.550 hektar dalam kondisi rusak parah dan harus dihijaukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kerusakan hutan itu tentu berdampak terhadap ekosistem habitat owa jawa," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, owa jawa dalam mencari makan selalu berpindah-pindah secara berkelompok menjelajah dari satu pohon ke pohon lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, kelompok primata itu menggunakan empat pola lokomotor yakni bergantung, berjalan, memanjat, dan melompat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan itu sering lebih agresif dalam beraktivitas ketika siang hari saat Matahari bersinar terik dan suhu udara panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka lebih banyak mendiami hutan dataran rendah yang mempunyai tajuk pohon yang rapat sebagai populasi habitatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, untuk menyelamatkan binatang itu harus dilakukan pengayaan pohon pakan dan pohon tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengayaan pohon pakan dan pohon tidur dilakukan di hutan sekunder yang berada dalam kawasan TNGHS dengan cara menanam jenis tumbuhan asli yang biasa digunakan owa jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Owa jawa termasuk binatang primata yang dilindungi dan hanya ditemukan di Pulau Jawa bagian barat, di antaranya di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Gunung Pangrango, dan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang diperkirakan populasi owa jawa terus berkurang karena kerusakan hutan dan perburuan. "Saya berharap masyarakat tidak melakukan penebangan hutan karena banyak ekosistem satwa yang dilindungi," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-5914524195294577222?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/5914524195294577222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=5914524195294577222&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/5914524195294577222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/5914524195294577222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/06/nasib-si-owa-jawaterancammmpunahhhhhhhh.html' title='NAsib Si Owa JaWa...TERANCAMMM.....PUnahhhhhhhh'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SkT1MAzlavI/AAAAAAAAACQ/fYGinW6fCaE/s72-c/owa+jawa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-355550574160693754</id><published>2009-05-04T08:30:00.003+07:00</published><updated>2009-05-04T08:49:30.846+07:00</updated><title type='text'>Suku Laut Tergantung Hutan Bakau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://melayuonline.com/w1/image/image.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 1px; height: 1px;" src="http://melayuonline.com/w1/image/image.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANJUNGPINANG (BP) – Suku Laut yang biasa disebut orang sampan di Lingga sangat tergantung dengan hutan bakau. Selain menangkap ikan di laut, orang sampan menebang kayu bakau dan dijual kepada pemilik dapur arang.&lt;br /&gt;Warga Kabupaten Lingga, Maharan menyebutkan, namun kini pemerintah melarang mengeksploitasi hutan bakau. Orang sampan sepertinya kehilangan lahan mencari nakah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kondisi mereka memprihatinkan, karena hasil laut tidak dapat diandalkan lagi untuk keperluan hidup,” ujar Maharan yang baru mengunjungi perkampungan Suku Laut di Desa Kelumu Kecamatan Lingga, Selasa (24/3).&lt;br /&gt;Di sana ada sekitar 40 Kepala Keluarga (KK) Suku Laut. Diperkirakan, mereka sudah bermukim sejak puluhan tahun lalu. Pada pemukiman itu terdapat satu unit rumah milik warga Tionghoa yang sekaligus sebagai pemilik dapur arang.&lt;br /&gt;Selama ini, dapur arang milik warga Tionghoa itu tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat Suku Laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena untuk keperluan kayu bakau sebagai bahan baku arang, tauke itu memang mengandalkan orang Suku Laut untuk menebangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini sudah dua tahun dapur arang itu tutup, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang melarang masyarakat menebang hutan bakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal sama dikatakan warga Kabupaten Lingga lainnya, Talib. Menurut lelaki asal Kecamatan Senayang ini, setiap ada pabrik arang memang ada rumah orang Suku Laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, Orang Sampan ini termasuk pekerja keras dan patuh dengan majikan atau tauke. Dengan karakter orang Suku Laut ini, para tauke tidak perlu menyediakan uang tunai untuk membayar upah.&lt;br /&gt;Tapi cukup menyediakan bahan makanan seperti beras, gula, kopi, dan rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sifat orang Suku Laut bekerja untuk makan. Jadi sebelum masuk hutan menebang kayu, mereka tidak perlu meminjam uang dengan tauke, tapi cukup mengambil atau berutang bahan makanan. Dua tiga hari setelah itu pergi lagi ke rumah tauke untuk mengambil bahan makanan. Utang Orang Sampan kepada tauke ini tidak pernah habis. Kini, dengan tidak dapat menebang kayu bakau, mereka sulit mengambil bahan makanan ke tauke,” kata Talib. (aji)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-355550574160693754?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/355550574160693754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=355550574160693754&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/355550574160693754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/355550574160693754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/05/suku-laut-tergantung-hutan-bakau.html' title='Suku Laut Tergantung Hutan Bakau'/><author><name>Afif black04</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01625145697623563190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-1438900880350442974</id><published>2009-05-02T12:27:00.006+07:00</published><updated>2009-05-02T12:36:27.901+07:00</updated><title type='text'>Sekilas "Si Fosil Hidup" Ikan Coelacanth</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kompas.com/data/photo/2008/12/16/201857p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/12/16/201857p.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt; Kamis, 30 April 2009&lt;br /&gt;KOMPAS.com — Hidup di bumi sejak era Devonia sekitar 380 juta tahun silam dan tidak berevolusi. Ini lebih tua dari dinosaurus (200 juta tahun silam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;nationalgeographic.com&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ikan Raja Laut atau Coelacanth&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia ada dua spesies (Latimeria chalumnae dan Latimeria menadoensis). Spesies L. chalumnae ditemukan pertama kali di Kepulauan Komoro, Afrika, tahun 1938. Spesies L. menadoensis ditemukan pertama di Manado, Sulut, tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli menduga coelacanth sudah punah sejak 10 juta tahun silam. Coelacanth ditemukan di Benua Atrika, yakni Kenya, Tanzania, Komoro, Mozambik, Madagaskar, dan Afrika Selatan, serta Indonesia (Tolitoli di Sulawesi Tengah, dan Manado serta Bunaken di Sulut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan ini hidup pada kedalaman 150-200 meter pada suhu 12-18 derajat celsius di relung-relung goa batuan lava. Merupakan predator yang karnivor dengan memangsa ikan-ikan kecil pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coelacanth ditempatkan sejajar dengan jenis ikan yang bernapas dengan paru-paru (lungfish) dan amfibi primitif pada pohon keluarga ikan-ikan bertulang. Telur coelacanth menetas di dalam perut, tetapi bukan tergolong mamalia laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak hal belum diketahui mengenai ikan ini karena teramat langka. Struktur tubuhnya memiliki sirip perut (pectoral), sirip dada (pelvic), anal dan punggung yang menjuntai seperti tangan manusia. Panjangnya bisa mencapai 1,5 meter dengan berat 40 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Aquamarine Fukushima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas Cetak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-1438900880350442974?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/1438900880350442974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=1438900880350442974&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/1438900880350442974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/1438900880350442974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/05/sekilas-si-fosil-hidup-ikan-coelacanth.html' title='Sekilas &quot;Si Fosil Hidup&quot; Ikan Coelacanth'/><author><name>Afif black04</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01625145697623563190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-5539055750009382356</id><published>2009-05-02T12:22:00.003+07:00</published><updated>2009-05-02T12:26:03.446+07:00</updated><title type='text'>SALAH SIAPA, MANUSIA ATAU HARIMAU???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kompas.com/data/photo/2009/03/15/2050435p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/03/15/2050435p.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PEKANBARU, KOMPAS.com - Berdasarkan data yang dihimpun dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) Eyes on The Forrest (EoF) diketahui sebanyak 55 orang di Provinsi Riau tewas akibat diterkam harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dalam dua belas tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Konflik antara harimau dan manusia ini juga telah merenggut sekitar 15 satwa berbulu belang tersebut," kata Direktur Program Kehutanan WWF Indonesia Ian Kosasih di Pekanbaru, Jumat (1/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ian menjelaskan, konflik ini sebagian besar muncul karena habitat alami harimau rusak akibat berubah fungsi menjadi kawasan perkebunan, permukiman dan hak konsesi perusahaan kehutanan. Berdasarkan data dari EoF diketahui bahwa Sejak tahun 1985 hingga 1997, kawasan tutupan hutan di Riau hanya sekitar 48 persen atau tinggal separuhnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kondisi tersebut mengakibatkan meningkatkan konflik harimau dan manusia karena habitat si belang semakin berkurang," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ian juga menambahkan populasi harimau Sumatera di Riau pada saat ini diperkirakan hanya sekitar 400 ekor saja. Menurut aktivis lingkungan ini, langkanya hewan jenis tersebut membuat setiap ekor kematiannya menjadi sebuah tragedi awal kepunahan satwa yang dilindungi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan Senepis di Riau menjadi kawasan dengan intensitas konflik antara harimau dan manusia tertinggi. "Setidaknya 147 dari 242 kasus atau 60 persen dari total kasus yang ada telah terjadi di wilayah Riau," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-5539055750009382356?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/5539055750009382356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=5539055750009382356&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/5539055750009382356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/5539055750009382356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/05/salah-siapa-manusia-atau-harimau.html' title='SALAH SIAPA, MANUSIA ATAU HARIMAU???'/><author><name>Afif black04</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01625145697623563190</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-4611892110449830751</id><published>2009-04-26T16:15:00.004+07:00</published><updated>2009-04-26T16:43:56.959+07:00</updated><title type='text'>Waspada....!!!!!Virus Baru MEnyerang INDONESIA (PIG FLU)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SfQrez0-gdI/AAAAAAAAACI/cHEV-LDxYmg/s1600-h/pig+flu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SfQrez0-gdI/AAAAAAAAACI/cHEV-LDxYmg/s320/pig+flu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328932067394617810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1&gt;Selandia Baru Terjangkit Flu Babi&lt;/h1&gt;  &lt;h2&gt;26 Apr 2009 15:30:41&lt;/h2&gt;  &lt;div id="content"&gt;   &lt;p&gt;Wellington, (tvOne)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga guru dan 22 pelajar Selandia Baru positif terinfeksi virus H1N! atau virus flu babi Meksiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini baru tiba di Selandia Baru pada Sabtu, 25 April 2009, setelah berada di Meksiko selama tiga pekan. Pelajar dan pengajar Rangototo College di Auckland ini pulang dari Meksiko melalui Los Angeles, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"14 orang menunjukkan gejala flu, dan kondisi empat orang lebih parah dari lainnya," ujar direktur klinis Dinas Kesehatan Auckland Dr. Julia Peters seperti dikutip laman stasiun televisi CNN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departemen kesehatan Selandia Baru telah mengabarkan hasil tes ini kepada para murid dan keluarga mereka. Peters mengatakan hasil ini akan diperiksa ulang oleh Badan Kesehatan Dunia WHO. "Sekarang kami mengobati mereka semampu kami," ujar Peters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sebelas kasus flu babi telah dikonfirmasi di AS. Sebanyak sembilan kasus terjadi di Texas dan California. Delapan kasus dugaan flu babi terbaru muncul di kalangan pelajar sebuah sekolah di New York City.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flu babi merupakan jenis penyakit yang menyerang sistem pernapasan babi akibat infeksi virus tipe A. Manusia jarang terkena penyakit ini, namun virus dapat menyerang orang yang hidup dekat binatang babi. Virus ini lalu dapat menyebar dari satu orang ke orang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rantai virus ini telah bermutasi dari rantai virus sebelumnya," ujar Gregory Hartl dari WHO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala flu babi meliputi demam lebih dari 37,77 derajat Celsius, sakit badan, radang tenggorokan, sulit bernapas, dan dalam beberapa kasus pasien muntah-muntah dan diare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus tersebut telah menewaskan 81 orang di Meksiko dan menyerang 1.324 orang sejak 13 April. Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah meminta agar negara-negara di seluruh dunia untuk terus melaporkan dan mengawasi penyebaran virus gabungan virus flu burung, flu babi, dan manusia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Jenderal WHO Margaret Chan mengatakan jenis virus baru ini memiliki potensi pandemik. Namun, dirinya mengaku masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan. WHO telah menyarankan agar pasien dikarantina dan memberi obatn antivirus seperti Tamiflu kepada orang-orang di sekitar penderita. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(vivanews.com).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h1&gt;AS Terimbas Wabah Flu Babi&lt;/h1&gt;  &lt;h2&gt;26 Apr 2009 14:16:54&lt;/h2&gt;  &lt;div id="content"&gt;   &lt;p&gt;Kansas, (tvOne)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kasus flu babi Meksiko telah dipastikan terjadi di Kansas dan California. Dengan demikian, sebelas kasus flu babi telah terjadi di Amerika Serikat (AS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya delapan pelajar di sebuah sekolah menengah di New York City juga diduga terjangkit virus baru ini. Namun, pemerintah AS belum memastikan kesamaan virus yang menyerang siswa-siswa tersebut dengan virus mutasi flu babi, burung, dan manusia yang telah membunuh puluhan warga Meksiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur New York David Patterson telah memerintahkan Departemen Kesehatan negara bagian New York untuk mempersiapkan tim untuk mengawasi dan mengatasi dampak flu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekitar 1.500 petugas yang dibekali dengan obat antiviral Tamiflu telah dikirim ke New York City," ujar Patterson di New York City, Sabtu, 25 April 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus ini telah menewaskan 81 orang di Meksiko dan menyerang 1.324 orang sejak 13 April. Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah meminta agar negara-negara di seluruh dunia untuk terus melaporkan dan mengawasi penyebaran virus gabungan virus flu burung, flu babi, dan manusia ini pada Sabtu kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Jenderal WHO Margaret Chan menuturkan, jenis virus baru itu memiliki potensi pandemik. Namun, Chan mengaku masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan. WHO telah menyarankan agar pasien dikarantina dan memberi obatn antivirus seperti Tamiflu kepada orang-orang di sekitar penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat dinas kesehatan Kansas telah mengonfirmasi serangan flu babi kepada sepasang suami istri di county Dickinsoun. Suami diduga terinfeksi virus flu babi saat ia mengunjungi Meksiko pekan lalu. Pasangan itu belum dirawat di rumah sakit karena gejala penyakit masih ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pasangan itu bersedia mengisolasi diri sendiri," ujar Dr. Jason Eberhart-Phillips.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flu babi merupakan jenis penyakit yang menyerang sistem pernapasan babi akibat infeksi virus tipe A. Manusia jarang terkena penyakit ini, namun virus dapat menyerang orang yang hidup dekat binatang babi. Virus ini lalu dapat menyebar dari satu orang ke orang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala flu babi meliputi demam lebih dari 37,77 derajat Celsius, sakit badan, radang tenggorokan, sulit bernapas, dan dalam beberapa kasus pasien muntah-muntah dan diare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya enam kasus flu babi telah dilaporkan di California dan Texas. Pasien berusia antara 9 hingga 50 tahun. Semua pasien dapat disembuhkan.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (AP/vivanews.com)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-4611892110449830751?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/4611892110449830751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=4611892110449830751&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/4611892110449830751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/4611892110449830751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/04/waspadavirus-baru-menyerang-indonesia.html' title='Waspada....!!!!!Virus Baru MEnyerang INDONESIA (PIG FLU)'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SfQrez0-gdI/AAAAAAAAACI/cHEV-LDxYmg/s72-c/pig+flu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-219854448813509440</id><published>2009-04-18T14:54:00.001+07:00</published><updated>2009-04-18T15:15:25.190+07:00</updated><title type='text'>“A Petai a day keeps the doctor away”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SemIms0QrnI/AAAAAAAAACA/-lvYPX6-qBE/s1600-h/petai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SemIms0QrnI/AAAAAAAAACA/-lvYPX6-qBE/s320/petai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325938232789085810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anda semua pasti mengenal bahwa Petai (Pete) sebagai buah yang membuat bau mulut dan bau sangat tidak sedap. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak mengetahui bahwa pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Makanya jangan heran jika pete adalah buah yang disukai oleh para atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Depresi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;PMS (premenstrual syndrome)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika mengalami PMS saat ‘tamu’ datang, anda tidak perlu minum pil ini ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Anemia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tekanan darah tinggi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kemampuan otak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istiraha, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Sembelit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Obat mabuk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kekenyangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pete memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mual di pagi hari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Gigitan nyamuk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Untuk saraf&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kegemukan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Luka lambung&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat&lt;br /&gt;dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mengatur suhu tubuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah ‘dingin’ yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya.  Di Belanda misalnya, ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Seasonal Affective Disorder (SAD)&lt;br /&gt;(penyakit emosional yang kacau)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pete dapat membranous penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Merokok&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Stress&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh.  Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Stroke&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut riset dalam “The New England Journal of Medicine” makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah membaca semua fakta diatas maka anda harus percaya bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan apel, pete memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pete juga kaya kalium dan merupakan buah dengan nilai makanan terbaik. Jadi mungkin sekaranglah saatnya anda mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1574975"&gt;http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1574975&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-219854448813509440?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/219854448813509440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=219854448813509440&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/219854448813509440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/219854448813509440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/04/petai-day-keeps-doctor-away.html' title='“A Petai a day keeps the doctor away”'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SemIms0QrnI/AAAAAAAAACA/-lvYPX6-qBE/s72-c/petai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-8520811270053662740</id><published>2009-04-16T00:01:00.003+07:00</published><updated>2009-04-16T00:08:59.044+07:00</updated><title type='text'>Spesies ikan jenis baru...!!!!bisa loncat seperti kodok lhooo...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeYTMFEnMzI/AAAAAAAAAB4/H6JHBoAA7u4/s1600-h/66435_spesies_ikan_baru_di_ambon_thumb_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeYTMFEnMzI/AAAAAAAAAB4/H6JHBoAA7u4/s320/66435_spesies_ikan_baru_di_ambon_thumb_300_225.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324964707653071666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Keragaman jenis flora dan fauna Indonesia sangatlah kaya. Sebuah ikan jenis baru ditemukan di perairan dangkal Ambon, di bagian timur Indonesia. Uniknya, ikan ini berbentuk seperti karet dan memantul di dasar laut. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Karena suka memantul dan meloncat seperti kodok, banyak yang menjulukinya ikan kodok. Selain itu, warna ikan ini juga sangat cantik. Motifnya seperti zebra tetapi berwarna coklat kekuningan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Profesor dari Universitas Washington, Amerika Serikat, menamai ikan itu psychedelica. Seperti ikan lainnya, psychedelica ini memiliki sirip di&lt;br /&gt;kedua bagian tubuhnya yang berbentuk seperti kaki.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ikan ini sering terlihat melompat di dasar laut. Caranya adalah dengan menekan siripnya lalu mengeluarkan air dari insang. Dengan cara seperti itulah, ikan tersebut bisa bisa bergerak. Ikan ini bergerak secara tidak beraturan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mark Erdman, salah satu penasihat program Konservasi Laut Internasional, merasa senang dengan adanya penemuan ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Orang sudah banyak yang tahu adanya ikan kodok, tetapi ikan kodok dengan motif yang sangat cantik seperti psychedelica ini, sangat menarik perhatian,” kata Erdman.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Hal itu juga menggambarkan keberagaman spesies yang berada perairan Indonesia. Dan, tentunya masih banyak spesies lain yang juga belum diketahui dalam perairan Ambon.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tubuh ikan ini kenyal seperti agar-agar dan ditutupi oleh lapisan kulit&lt;br /&gt;tipis untuk melindunginya dari gesekan batu koral. Wajahnya datar, dan memiliki mata serta mulut yang terbuka lebar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber : &lt;a href="http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/02/28/spesies-ikan-jenis-baru-bisa-meloncat-seperti-kodok/" target="_blank"&gt;http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/02/28/spesies-ikan-jenis-baru-bisa-meloncat-seperti-kodok/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/02/28/spesies-ikan-jenis-baru-bisa-meloncat-seperti-kodok/" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-8520811270053662740?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/8520811270053662740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=8520811270053662740&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/8520811270053662740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/8520811270053662740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/04/spesies-ikan-jenis-barubisa-loncat.html' title='Spesies ikan jenis baru...!!!!bisa loncat seperti kodok lhooo...'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeYTMFEnMzI/AAAAAAAAAB4/H6JHBoAA7u4/s72-c/66435_spesies_ikan_baru_di_ambon_thumb_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-8878385190375188355</id><published>2009-04-14T14:32:00.005+07:00</published><updated>2009-04-14T14:53:57.646+07:00</updated><title type='text'>WAwww...ADa katak sebesar KUKU dan Cacing Seperti monster.....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeQ88_m-dlI/AAAAAAAAABg/MAmJkTfwMCI/s1600-h/katak.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeQ88_m-dlI/AAAAAAAAABg/MAmJkTfwMCI/s320/katak.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324447678023497298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Katak sebesar kuku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;Para peneliti berhasil mendeteksi spesies baru katak dari Lembah &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;Cosqipata, Peru, yang unik dengan ukuran tubuh sangat kecil. Tanpa pengamatan seksama, katak yang hanya sebesar &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;kuku jari manusia mungkin akan terlewatkan.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;“Karakter yang paling unik dari spesies baru ini adalah ukurannya yang sangat kecil,” ujar para peneliti seperti dilaporkan dalam jurnal Copeia edisi terbaru. Katak betina hanya tumbuh hingga sepanjang 1,24 sentimeter saat dewasa, sementara yang jantan hanya 1,11 sentimeter. &lt;span class="fullpost" style="display: inline;"&gt; Katak yang belum diberi nama ilmiah ini dikelom&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline;"&gt;pokkan dalam genus Noblella. Hidupnya pada ketinggian antara 3.025 dan 3.190 meter di Pegunungan Andes. Habitatnya berupa dedaunan yang jatuh di lantai hutan tropis pegunungan tersebut.  Menurut salah satu penelitinya, Alessandro Catenazzi dari Universitas California, AS, habitatnya juga di luar dugaan. Pada ketinggian lebih dari 3.000 meter, biasanya hanya ditemui spesies dengan ukuran lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeQ-KnO6vMI/AAAAAAAAABw/hmc4OFV2nRw/s1600-h/cacing+raksasa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 211px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeQ-KnO6vMI/AAAAAAAAABw/hmc4OFV2nRw/s320/cacing+raksasa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324449011509935298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.Cacing Raksasa tertangkap di  Inggris&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Staf di British aquarium menangkap cacing raksasa yang membuat takut penghuni akuarium lain. Selama berbulan-bulan, makhluk sepanjang empat kaki itu berada di Blue Reef Aquarium Newquay. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pegawai akurium sebelumnya tidak yakin, apa yang menyebabkan koral di akuarium itu rusak. Setelah beberapa pekan tanpa petunjuk, mereka memutuskan membongkar untuk mencari petunjuk.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pekerja menaruh umpan, jebakan yang secara misterius hancur pada malam malam. Ternyata di akurium itu terdapat cacing tropis raksasa. Makhluk itu mengeluarkan cairan bau yang tidak sedap, dan dapat menyebabkan hilang rasa pada manusia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Cacing itu sungguh mirip film horor. Panjangnya hingga 4 kaki (1,2 meter) dan memiliki taring yang menakutkan,” kata Matt Slater kurator akuarium.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Slater mengatakan cacing itu berukuran kecil saat tiba, dan diperkirakan berasal dari akurium lain. Cacing itu kini dipisahkan di kolamnya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/04/07/96654/cacing-raksasa-tertangkap-di-inggris/"&gt;http://www.inilah.com/berita/teknologi/2009/04/07/96654/cacing-raksasa-tertangkap-di-inggris/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: 19px;font-family:Georgia;" &gt;&lt;a href="http://andriaw.blogspot.com/2009/03/katak-baru-hanya-sebesar-kuku.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://andriaw.blogspot.com/2009/03/katak-baru-hanya-sebesar-kuku.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: 19px;font-family:Georgia;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: 19px;font-family:Georgia;" &gt;&lt;a href="http://andriaw.blogspot.com/2009/03/katak-baru-hanya-sebesar-kuku.html"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: 19px;font-family:Georgia;" &gt;&lt;a href="http://andriaw.blogspot.com/2009/03/katak-baru-hanya-sebesar-kuku.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px;font-family:arial;" &gt;&lt;span class="fullpost" style="display: inline;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: 19px;font-family:Georgia;" &gt;&lt;a href="http://andriaw.blogspot.com/2009/03/katak-baru-hanya-sebesar-kuku.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-8878385190375188355?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/8878385190375188355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=8878385190375188355&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/8878385190375188355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/8878385190375188355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/04/wawwwada-katak-sebesar-kuku-dan-cacing.html' title='WAwww...ADa katak sebesar KUKU dan Cacing Seperti monster.....'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeQ88_m-dlI/AAAAAAAAABg/MAmJkTfwMCI/s72-c/katak.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-6794208906164198234</id><published>2009-04-11T13:28:00.000+07:00</published><updated>2009-04-11T14:01:35.535+07:00</updated><title type='text'>Selembar Surat dari Masa Depan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeA_WF7kyWI/AAAAAAAAABY/6gZnvUrmR_o/s1600-h/mama-nay+feb+21.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeA_WF7kyWI/AAAAAAAAABY/6gZnvUrmR_o/s320/mama-nay+feb+21.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323324408333650274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kepada Yth&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;span&gt;Manusia&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;span&gt;Di&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;span&gt;Tahun 2009&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Aku hidup di tahun 2050. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun. Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“JANGAN MEMBUANG BUANG AIR”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas. Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan &lt;/span&gt;&lt;span&gt;penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Udara yang tersedia di dalam&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; “kawasan ventilasi”&lt;/span&gt; tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dia bertanya: - Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. ..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah&lt;/span&gt;&lt;span&gt; mencapai titik akhir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini !&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Lakukan untuk anak dan &lt;span class="highlight"&gt;keturunan&lt;/span&gt; mu kelak”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPAN”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: center;"&gt;&lt;span&gt;sumber : apakabardunia.com&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; text-align: center;"&gt;&lt;span&gt;posted bye : novan.arfian@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-6794208906164198234?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/6794208906164198234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=6794208906164198234&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/6794208906164198234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/6794208906164198234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/04/selembar-surat-dari-masa-depan.html' title='Selembar Surat dari Masa Depan'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SeA_WF7kyWI/AAAAAAAAABY/6gZnvUrmR_o/s72-c/mama-nay+feb+21.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-404229800631320390</id><published>2009-04-10T15:19:00.000+07:00</published><updated>2009-04-10T15:25:14.591+07:00</updated><title type='text'>PEMANFAATAN KULIT GEMOR (Alseodaphne sp) SEBAGAI BAHAN UNTUK PEMBUATAN ANTI NYAMUK BAKAR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Tumbuhan gemor (Alseodaphne sp.) termasuk dalam keluarga Lauraceae. Tumbuhan ini banyak terdapat di daerah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kulit kayu gemor dapat dimanfaatkan sebagai anti nyamuk.&lt;br /&gt;          Pemanfaatan sumber daya alam yang optimum merupakan program pemerintah dalam rangka pembangunan ekonomi Indonesia. Hal ini merupakan tantangan pada sektor kehutanan karena pemanfaatan sumber daya alam belum maksimal, terbukti dari banyaknya limbah kayu baik yang berasal dari eksploitasi hutan maupun dari industri pengolahan kayu.&lt;br /&gt;         Serbuk gergaji merupakan salah satu limbah dari industri penggergajian kayu yang jumlahnya cukup banyak. Menurut Rachman dan Karnasudirdja (1982) besar limbah serbuk gergaji yang berasal dari industri penggergajian adalah 15% yang terdiri dari 2,5% serbuk dari unit utama, 13% serbuk dari unit kedua dan 0,1% dari unit trimmer.&lt;br /&gt;         Limbah serbuk gergaji ini dapat dimanfaatkan sehingga memberi nilai tambah dengan cara mengolah menjadi suatu produk, seperti untuk pembuatan anti nyamuk bakar. Dalam pembuatan anti nyamuk bakar ini serbuk gergaji berfungsi sebagai bahan penolong. Pengertian dari anti nyamuk bakar adalah suatu sediaan padat berbentuk spiral yang mengandung bahan aktif insektisida, dengan sifat bahan mudah dibakar, harus berasap tanpa menimbulkan nyala ulang dan percikan.&lt;br /&gt;          Pada umunya anti nyamuk bakar yang diperdagangkan bahan aktif insektisidanya berasal dari bahan sintetis yang biasanya tidak ramah lingkungan bila dibandingkan bahan aktif insektisida alami.&lt;br /&gt;         Salah satu tumbuhan yang mengandung bahan insektisida alami adalah kulit gemor (Alseodaphne sp). Kayu gemor ini termasuk dalam keluarga Lauraceae dan juga merupakan salah satu komoditi ekspor dari hasil hutan bukan kayu dari Kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ditulis oleh:&lt;br /&gt;Zulnely dan D. Martono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Lebih lanjut kunjungi :&lt;br /&gt;http://jurnalmapeki.biomaterial-lipi.org/jurnal/01012003/01012003-12-19.pdf&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-404229800631320390?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/404229800631320390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=404229800631320390&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/404229800631320390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/404229800631320390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/04/pemanfaatan-kulit-gemor-alseodaphne-sp.html' title='PEMANFAATAN KULIT GEMOR (Alseodaphne sp) SEBAGAI BAHAN UNTUK PEMBUATAN ANTI NYAMUK BAKAR'/><author><name>Suprapto.E</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07444095865915505605</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_gEHgO0WmOXI/Sds769w-NWI/AAAAAAAAAAM/AzIO7iLHU8k/S220/2638_1054362833306_1052861701_30138815_544024_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-7102431097222009739</id><published>2009-04-06T14:58:00.000+07:00</published><updated>2009-04-06T15:21:23.065+07:00</updated><title type='text'>LESTARIKAN ALAM KARENA KITA HIDUP DI DALAMNYA...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Sdm57UF5qsI/AAAAAAAAABQ/gNpGEC6utsM/s1600-h/New+Picture+%285%29.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 202px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Sdm57UF5qsI/AAAAAAAAABQ/gNpGEC6utsM/s320/New+Picture+%285%29.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321488863371832002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;LESTARI????&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;anda pasti sering mendengar kata ini, bukan nama orang yachhh!!!!yang lebih cocoknya &lt;span style="color:blue;"&gt;PELESTARIAN,&lt;/span&gt; dalam pengertian yang paling luas selalu merupakan salah satu penerapan penting dari ekologi. Sayangnya, istilah &lt;span style="color:blue;"&gt;“pelestarian”&lt;/span&gt; mengesankan “Penimbunan”, seakan akan gagasan tersebut hanyalah berarti bukan persediaaan tapi cadangan, sehingga ada sesuatu yang tertinggal untuk masa yang akan datang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;Pandangan masyarakat awam,”ahli pelestarian” terlalu sering digambarkan sebagai anti sosial, yang menentangsetiap macam “pembangunan”. Nahhh...!!!!apa yang sebenarnya yang di tentang oleh para ahli pelestarian???”Pembangunan tanpa rencana yang melanggar hukum ekologi &amp;amp; hukum manusia” inilah yang sebenarnya di tentang oleh para ahli pelestarian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;Tujuan rangkap pelestarian sebenarnya adalah : (1)memastikan pengawetan kualitas lingkungan yang mengindahkan estetika dan kebutuhan (2)memastikan kelanjutan tumbuhan, hewan, dan bahan-bahan yang berguna dengan menciptakan siklus ekologi yang seimbang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;Lima tahun terakhir ini, kita mengalami bahkan menyaksikan bencana alam “terdsahsyat” yang terjadi dinegara kita INDONESIA. Semua ini akibat perbuatan manusia yang serakah akan kebutuhan ekonominya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;Mungkin...!!!!saatnya sekarang kita merubah pola &lt;i style=""&gt;“pelestarian untuk kepentingan tertentu”&lt;/i&gt; ke &lt;i style=""&gt;“pelestarian ekosistem secara keseluruhan”.&lt;/i&gt; Untuk membantu menimbulkan fakta dalam alam pikiran masyarakat awam bahwa manusia adalah bagian dari suatu lingkungan yang kompleks, yang perlu dipelajari, dirawat, dan bukan atas dasar tujuan tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;Sekarang!!!kita sudah terkena dampak dari &lt;b style=""&gt;serangan balik ekologi (backlash) atau bumerang ekologi&lt;/b&gt;. Kita dapat mendefinisikan serangan balik ekologi sebagai konsekuensi yang merusak dari suatu modifikasi lingkungan yang tidak bisa kita ramalkan sebelumnya atau sangat sering terjadi, kenyataannya menimbulkan lebih banyak masalah dari pada menyelesaikannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;Semangat yang membara dalam menggagas deklarasi Taman nsional di indonsia pada kongres Taman Nasional sedunia III di Denpasar Bali 1982 adalah rangka mewujudkan semboyan “Taman bagi rakyat” ini mengandung makna yang mendalam sekali bagi perubahan sosial ekonomi rakyat dan perlindungan serta pelestarian alam. Khususnya faktor kelaparan dan kemiskinan masyarakat sekitar hutan harus mendapat pemecahan melalui pengolahan hutan. Baru sedikit sekali yang terwujud untuk taman nasional ini, Kita harus bekerja lebih ekstra lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;Pemilu inilah kita benar-benar memilih figur legislatif yang pro terhadap lingkungan &amp;amp; presiden yang berani memberantas teroris ekologi. Jangan pilih presiden yang &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Century;font-size:14;"  lang="IN" &gt;“ Pork-barrel politics”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt; (poloitik yang hanya mengumbar janji-janji nhanya untuk mencari popularitas belaka). Pilihlah pemimpin yang membangun kesjahteraan rakyat dengan memperhatikan lingkungan yang berkelanjutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-family:Century;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Ravie;font-size:14;"  lang="IN" &gt;(5 menit untuk lingkungan berkelanjutan).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;posted bye : novan.arfian@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Ravie;font-size:14;"  lang="IN" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-7102431097222009739?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/7102431097222009739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=7102431097222009739&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/7102431097222009739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/7102431097222009739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/04/lestarikan-alam-karena-kita-hidup-di.html' title='LESTARIKAN ALAM KARENA KITA HIDUP DI DALAMNYA...'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Sdm57UF5qsI/AAAAAAAAABQ/gNpGEC6utsM/s72-c/New+Picture+%285%29.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-37695639622582469</id><published>2009-03-29T12:53:00.000+07:00</published><updated>2009-03-29T14:05:11.887+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Green Campaign'/><title type='text'>Say nO To blaCk CaMpaigN bUt yeSS..for GREEN  campaign</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Sc8VipvX04I/AAAAAAAAABA/zCOWA8jIl84/s1600-h/pemilu-damai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 383px; height: 272px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Sc8VipvX04I/AAAAAAAAABA/zCOWA8jIl84/s320/pemilu-damai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318493370012128130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AKHIR-AKHIR&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;ini kampanye..parpol makin gencar dilakukan..untuk mencari simpati dari masyarakat..,khususnya rakyat miskin yang sering dijadikan objek kampanye...dengan janji manis mereka..!!apakah ini potret atau image indonesia yang sesungguhnya????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;SAYA ga taw yahh..!!!yang jelas sekarang para elit politik berlomba lomba mencari dukungan dengan menghalalkan segala cara..baik memanuver partai lain maupun partai sendiri yang penting tercapai tujuan dari partai2 tersebut...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;SUNGGUH tragis melihat pemilu sekarang ini..!!menurut saya pemilu 2009 sekarng ini penuh dengan black campaign, kampanye yang menurut saya yang paling kotor..!!!mengkritik tapi tak memberikan solusi,memberi janji tapi mengingkari,berdebat bagaikan debat kusir yang tiada henti..!!!ughhh....pusingg yahhhh...!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;DARI pada black campaign lebih baik green campaign,menrut saya ini lebih baik, berlomba lomba dalam menhijaukan suasana, lingkungan. ya nggakkk????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;SEDIKIT sekali para calon legislatif atau calon presiden yang menyinggung tentang pemanasan global, padahal ini yang mnerurt saya yang lebih penting dari pada kita menyoroti kpu yang disalahkan masalah DPT, Masalah BLT, Sembako murah..janji nya partai!!!hehehee..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;LEBIH baik kta menyadarkan masyarakat untuk berbuat baik kepada lingkungan,,daripada kita membohongi rakyat..untuk mencapai tujuan politik semata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Di INDONESIA sendiri kesadaran para pemilik stasiun tv ataupun pihak media lainnya akan pentingnya penyampaian pesan hijau kepada masyarakat masih sangat kurang. Padahal masalah lingkungan di negeri ini begitu pelik. Masalah lingkungan sendiri timbul karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam sekitar. Namun tidak semua media di indonesia mengabaikan pentingnya penyampaian pesan hijau ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Jadi tunggu apa lagi. Segera kampanyekan 'program hijau' kepada semua !! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di posting oleh : novan arfian (novan.arfian@yahoo.co.id)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-37695639622582469?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/37695639622582469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=37695639622582469&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/37695639622582469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/37695639622582469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/03/say-no-to-black-campaign-but-yessfor.html' title='Say nO To blaCk CaMpaigN bUt yeSS..for GREEN  campaign'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Sc8VipvX04I/AAAAAAAAABA/zCOWA8jIl84/s72-c/pemilu-damai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-8097671603936401505</id><published>2009-03-09T13:51:00.000+07:00</published><updated>2009-03-09T15:00:41.436+07:00</updated><title type='text'>Fenomena Banjir di Jakarta dan P.Jawa</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/QYQtL2WPTwk&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/QYQtL2WPTwk&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Banjir &lt;/span&gt;dari tahun ke tahun seakan akan selalu menghampiri P.Jawa dan Jakarta. Masyarakat pun sudah terbiasa atw sudah wellcome thd banjir ini, tapi pasti mereka akan khawatir thd banjir yg sewaktu waktu bisa menenggelamkan sawah, kebun, harta,dan rumah yang mereka miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayar kaca hampir setap hari fenomena banjir ini ditayangkan, sedih rasanya melihat banjir yang hampir menenggelamkan P.Jawa dan Jakarta ini, tapi apa boleh dikata..Fakta emang begini adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kaum environmentalist yang paham betul bagaimana reeaksi keras alam jika "ekosistem" di ubah secara paksa. Selama ini baru kita sadar &amp;amp;merasakan kejamnya banjir yg melanda P.Jawa dan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setiap hari, banyak org yang memebicarakan kerusakan hutan di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Sungguh jarang kita membicarakan kerusakan hutan di P.Jawa dan Jakarta. Apakah kita pikir hutan disana sudah habis dan tudak perlu dibicarakan lagi???...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, 23-35% dari satuan luas sebuah wilayah atau pulau adalha hutan. Fungsinya sebagai buffer kehidupan dan ekosistem tsb. maka dengan adanya hutan akan terjaga keseimbangan ekosistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita flashback ke masa lalu nehh!!!!! Jakarta baru didirikan 6 abad yang lalu oleh Pangeran Jayakarta. Jakarta dulu indah terdiri dari hamparan rawa dan hutan mangrove. Menurut penuturan Gubernur Hindia Belanda, Jan Pieter Zoen Coen. Jakarta sebenarnya  tidak cocok dijadika ibu kota negara. Cocoknya, dijadikan kota wisata air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini pun, kita masih bisa mengenang Jakarta sebagai kota air. Kalau kita melihat peta jakarta, MIsalnya kita bisa melihat banyaknya nama kecamatan dan kelurahan dengan kata "rawa", rawa sari, rawamangun, rawabokor, dan rawa jati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak zaman dahul P.Jawa khususnya kota Bogor sbg Kawasan banyak hujan. Sehingga disebut kota Hujan. Banyaknya hujan inilah yg menyebabkan Belanda membuat Kebun Raya Bogor. Bila melihat keadaan ini mestinya sejak awal sudah tahu, bagaimana posisi Bogordan bagaimana posisi Jakarta sejak zaman dulu. tidak etis bila kita menyalahkan Bogor sebagai penyebab Banjir Di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak perlu menyalahkan orang lain. yang perlu kita salahkan adalah diri sendiri. KIta tahu, bahwa dulu Jakarta merupakan kota nan indah dengan haparan rawa dan mangrove nya kini diubah dengan bangunan2 bertingkat bahkan samapi saat ini, pemerintah &amp;amp; dan developer perumahan amat "risih" bila melihat rawa, kalau melihat rawalangsung di timbun tuh..rawa dan dijadikan perumahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, sudah kita duga: 1. bak penampuingan air dari langit Jakarta dan limpahan air dari Bogor tak ada lagi, 2. Resapan air di kota Jakarta dan sekitarnyapun makin sedikit.&lt;br /&gt;Ujungnya yach..BANJIRRRRRR!!!!!!!!!!!!!Kalau ada hujan lebat yang agak lama mengguyur Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Posted By  : DetectiveB1010GI@gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-8097671603936401505?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/8097671603936401505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=8097671603936401505&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/8097671603936401505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/8097671603936401505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/03/fenomena-banjir-di-jakarta-dan-pjawa.html' title='Fenomena Banjir di Jakarta dan P.Jawa'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6307917817970834753.post-1594513641013232965</id><published>2009-02-26T20:25:00.000+07:00</published><updated>2009-02-26T21:42:25.736+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teroris ekologi'/><title type='text'>"Teroris Ekologi" Hacurrrkannn...!!!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Saabi6hiFII/AAAAAAAAAAo/LwKewmzjj3I/s1600-h/benc-eko_nas_jkt_kri-hr-prtm_2007_yudhi_150s.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Saabi6hiFII/AAAAAAAAAAo/LwKewmzjj3I/s320/benc-eko_nas_jkt_kri-hr-prtm_2007_yudhi_150s.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307100235030467714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sekelumit Tentang Ekologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: georgia;"&gt;Ekologi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt; berasal dari kata yunani yaitu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: georgia;"&gt;"oikos"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt; yg berarti rumah &amp;amp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: georgia;"&gt;"logos"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt; yg berarti ilmu, shg ekologi sering diartikan sebagai ilmu yang mempelajari ttg rumah tangga makhluk hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istilah ekologi pertama kali diperkenalkan oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ERNST HAECKEL,&lt;/span&gt; seorang ahli biologi berkewarganegaraan Jerman pada tahun 1869, Menurut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HAECKEL&lt;/span&gt;, Ekologi adalah ilmu pengetahuan yang memepelajari hibungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahasan dalam ilmu ekologi adalah ttg proses interaksi antara organisme dan komponen lingkungannya, baik berupa lingkungan hayati maupun non hayati. Studi dalam ekologi dasar di titik beratkan pada kajian kajian dari proses hubungan timbal balik antar berbagai komponen lingkungan yang membentuk ekosistem.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terorisme Ekologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sekelumit uraian ttg ekologi diatas, kita tahu bahwa betapa pentingnya lingkungan bagi manusia. dewasa ini, banyak orang yang tidak peduli, tidak sadar bahkan sengaja tas kerusakan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan melihat besarnya nilai kerugianyang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan seperti ; banjir, kekeringan, limbah B3, dan perusakan hutan secara brutal, Maka tidak salah kiranya kalau para perusak hutan, penebang liar, pengusaha saw mill liar/ilegal, dan jaringannya dimasukkan dalam kategori &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TERORIS EKOLOGI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah kita masih ingat???Tragedi menara WTC, New York.,Tragedi ledakan bom di gerbong kereta api di Madrid Spanyol., atau tragedi ledakan bom di Bali Indonesia????ketiga tragedi ini dalangnya adalah Teroris.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ciri kejahatan teroris adalah; menyebarkan ketakutan, terosisme, dan kematian pada siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Tak peduli korbannya siapa, yang penting tujuannya tercapai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari gambatan diatas, kita pun bisa mengaitkan para perusak hutan sebagai teroris ekologi/lingkungan, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WHY???...&lt;/span&gt;Karena mereka merusak hutan secara brutal, semena mena tanpa peduli siapa korban dari perusakan hutan itu. Kerugian yang nilainya amat besar seperti  disebutkan diatas sudah merupakan bukti  bahwa  perusak hutan sebetulnya adalah  TERORIS.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Permasalahan Teroris Ekologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Permasalahannya.., Beranikah pemerintah memeperlakukan para perusak hutan sebagai tindak kejahatan terorisme???&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Disinilah letak permasalahannya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sudah saatnya aparat keamanan bersikap keras terhadap teroris ekologi. Teroris ekologi ini tingkat bahayanya lebih besar ketimbang teroris yang biasanya, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KENAPA???..&lt;/span&gt;Misalnya teroris "Bom" hanya mengarahkan ancamannnya pada kelompok tertentu saja (meskipun dampaknya meninmbulkan ketakutan publik), sedangkan teroris ekologi melakukan ancaman scara tak disadari kepada publik tanpa pandang bulu. itulah sebabnya..teroris ekologi sebetulnya jauhlebih berbahya ketimbang terorisme konvensional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Peran dan Partisipasi Terhadap Teroris Ekologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap manusia, apapun jabatan dan pekerjaannya, pasti punya hati nuran idan panggilan jiwa. Melihat hutan sedemikian parah di Indonesia, rasanya tidak terlalu sulit yachh.. untuk menggugah nurani dan jiwa para penegak hukum agar bersikap konsisten dan tegas dalam menindak para terorirs lingkungan tersebu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seandainya..sekarang  UU khusus tentang teroris ekologi sudah ada mungkin  bisa digunakan sebagai alat untuk menindak tegas para perusak hutan untuk melindungi kelestarian ekologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana UU Terorisme yang keras untuk memberantas yang amat mencemaskan keselamatan umat manusia di muka bumi, maka UU Terorisme ekologi juga harus mengacu Pada UU Terorisme Sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber Tulisan :&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Global Warming&lt;/span&gt; (Prof. Dr. Hadi Alikodra, et al.)&lt;br /&gt;2. Limnologi (Dr. Ing. Ternala Alexander Barus, M.Sc.)&lt;br /&gt;3. http://www.walhi.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted by : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DetectiveB1010GI@gmail.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Blog : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Detective-ecology.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6307917817970834753-1594513641013232965?l=detective-ecology.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://detective-ecology.blogspot.com/feeds/1594513641013232965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6307917817970834753&amp;postID=1594513641013232965&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/1594513641013232965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6307917817970834753/posts/default/1594513641013232965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://detective-ecology.blogspot.com/2009/02/teroris-ekologi-hacurrrkannn.html' title='&quot;Teroris Ekologi&quot; Hacurrrkannn...!!!!!'/><author><name>novan.arfian</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13141194548452907647</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/SZ6L2gHiinI/AAAAAAAAAAU/6foYPcfJstc/S220/DSC01686.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GYGPt14Kjlk/Saabi6hiFII/AAAAAAAAAAo/LwKewmzjj3I/s72-c/benc-eko_nas_jkt_kri-hr-prtm_2007_yudhi_150s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
